• Peternakan sapi perah

    Peternakan sapi perah

    Peternakan sapi perah

    Di Jawa Barat, terdapat lebih dari 24 ribu peternak sapi perah, yang tergabung di dalam Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Jawa Barat, yang memiliki populasi sapi sekitar 75 ribu ekor dengan produktivitas rata-rata per hari sekitar 540 ton susu segar. PT Industri Susu Alam Murni, saat ini menyerap susu segar untuk diproses menjadi 100 ton susu olahan per hari.

  • Penampungan susu dari peternak sapi perah

    Penampungan susu dari peternak sapi perah

    Penampungan susu dari peternak sapi perah

    Susu segar yang baru diproduksi para peternak sapi tidak bisa bertahan lebih dari 2 jam sejak pemerahan, tanpa melalui proses pasteurisasi. Oleh karena itu penampungan susu segar dengan teknologi pasteurisasi dan fasilitas storing memadai di setiap unit koperasi merupakan salah satu mata rantai penting pada produksi susu.

  • Proses produksi susu di ISAM

    Proses produksi susu di ISAM

    Proses produksi susu di ISAM

    PT ISAM telah menerapkan GMP (Good Manufacturing Practicess), SSOP (Sanitation Standart Operation Procedure), HACCP (hazard Analysis Critical Control Pont), SJH (Sistem Jaminan Halal) serta implementasi AIB (American Institute of Baking).

  • Distribusi ke konsumen

    Distribusi ke konsumen

    Distribusi ke konsumen

    Saat ini, sebanyak 100% kapasitas produksi PT ISAM, yang memproses 100 ton susu segar per hari didedikasikan untuk kerjasama produksi dengan PT Danone Dairy Indonesia untuk produk Milkuat kemasan LAB, SMB dan Pouch. Sebagian kecil kapasitas produksi bekerja sama dengan Koperasi Peternak Sapi Perah Bandung Utara (KPSBU), memproduksi susu dalam kemasan SMB dengan merek Freshtime dan Alam Murni.

image border bottom

INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU
YANG 100% SAHAMNYA
DIMILIKI OLEH KOPERASI PETERNAK SAPI PERAH

Saat ini sebanyak 100% kapasitas produksi PT ISAM yang memproses 100 ton susu olahan per hari didedikasikan kepada PT Danone Dairy Indonesia untuk Produk Milkuat LAB dan Pouch. Kapasitas tambahan digunakan untuk produksi Alam Murni (Own Brand) serta Fresh Time untuk Koperasi Peternak Sapi Perah Bandung Utara (KPSBU).

Industri susu Alam Murni (PT ISAM) adalah industri pengolah susu yang 100% sahamnya dimiliki oleh Gabungan Koperasi Susu (GKSI) Jawa Barat. Ada 25 koperasi primer peternak sapi perah yang tergabung di dalam GKSI Jawa Barat, sehingga menjadikan ISAM satu-satunya industri pengolah susu yang secara langsung dimiliki dan dioperasikan oleh komunitas peternak sapi perah yang tergabung di dalam koperasi. Dalam konteks, ini boleh dibilang bahwa ISAM terlibat dalam rantai susu dari hulu di tangan para peternak sapi, kemudian ditampung secara kolektif di koperasi primer, lalu diolah di pabrik ISAM dan dikemas sebagai produk UHT, yang kemudian didistribusikan kepada konsumen, melalui jalur distribusi penjualan. Inilah empat pilar kegiatan yang melibatkan Industri Susu Alam Murni.

Pada awal pendiriannya di tahun 1986, koperasi-koperasi primer peternak sapi hanya berperan sebagai penampung produk susu segar dari para peternak sapi perah, yang kemudian disalurkan ke Industri Pengolah Susu (IPS) seperti PT. Frisian Flag Indonesia, PT Indomilk dan PT. Ultra Jaya.

Pada perkembangannya di tahun 2002, Pusat Penampung Susu Segar ini bertransformasi menjadi Industri Pengolah Susu dengan nama PT. Industri Susu Alam Murni (ISAM). Dengan pinjaman modal dari perbankan, PT ISAM melakukan modernisasi instalasi struktur dan peralatan untuk produksi susu segar dan packaging sehingga mampu memproses susu UHT sebanyak 5000 liter per jam.

PT ISAM terus aktif melakukan kerjasama dengan pihak lain baik untuk melakukan kerjasama produksi susu UHT maupun untuk melakukan kerjasama pemasaran produk susu dari PT. ISAM.